It doesn’t matter

November 10th, 2008 by pabalatax

Sometimes, it doesn’t matter how hard you work on something. How much pain you suffered. In the end, sometimesit doesn’t even matter.

If we have to get hurt, we’ll hurt. If we have to be happy, we’ll be happy.

“Open up your plan, and damn you’re free!” -Jason Mraz : I’m Yours

Kalian Kan Keren

October 21st, 2008 by pabalatax

(Rekaman Y!M antara aku sama anak sastra Indo yang lagi bosen di kelasnya)

Farida Susanty: aku udah baekan ama Ferdi
Farida Susanty: alhamdulillah
shell izel: Trz?
Farida Susanty: kemaren emang kacau banget
Farida Susanty: hahaha
Farida Susanty: tau aja aku abis nangis2
Farida Susanty: ya sudah, baekan aja
shell izel: Baguslah
shell izel: Jgn pts y
shell izel: Kalian kan keren
Farida Susanty: heee? keren apanya?
shell izel: Ia keren gtw serasi aj

(Farida langsung terdiam, dan ngerasa ini bisa tragis sekali atau bagus sekali. Narik napas. Fuh.

Mudah-mudahan kita beneran serasi dan bisa melewati semua ini ya?)

Faith

October 11th, 2008 by pabalatax

They say, “It’s risky. You might won’t be able to make it through. You’re too damn fragile.”

They say, “He might lie to you. You might just something he uses.”

They say, “Don’t expect too much.”

I say,

“If I’m not strong enough to stay by his side, I will try to grow stronger.

If he just uses me, what the hell, he doesn’t say so. If you guys want to see it that way, have your way.

If you think I can’t expect too much, then what I have is the present. No worry about future, just enjoy what we have in this moment, this minute, this second. And that’s the best thing life can offers you.

And I can do those things because I believe in him. I believe in myself. Just simply believe. That there’s something that tells me, ‘Everything is gonna be alright.’

That’s all I have: faith.

So shut up coz anything that you guys predict would happen, it’s on me.”

Period.

No Fairy Tale

October 6th, 2008 by pabalatax

You always say,

That I’m the princess,

and you’re the prince.

But our story is not a fairy tale after all.

About life, education, and writing

August 16th, 2008 by pabalatax

Karena lagi males nulis per paragraf, saya bikinnya per poin-poin aja. Lagi pengen cerita-cerita dikit.

How are you, Far?

Fine, great. I’m in the best state of my life.

What happened?

I just left ITB, recently starting a new life in a new university, di jurusan yang lebih aku minati. Aku bener-bener nggak mikir terlalu banyak waktu milih jurusan-jurusan di ITB. I was careless while choosing those major studies, dan itu fatal. Anyway, saya sudah di jurusan baru. Looking forward to the future, insya Allah. Oh, and alhamdulillah I’ve been wearing "kerudung" since two days ago.

What are you up to now?

Uhm, I’m currently up to a lot of things :) Saya sangat tertarik mengenai studi saya di psikologi nanti, saya punya deretan buku-buku bagus di meja yang nggak sabar untuk ditamatkan, dan juga biasa, mencoba menulis novel kedua. Ngerjain 3 proyek, nyoba ngeliat yang mana yang tamat. Basi emang, lama banget keluar novel keduanya.

Kenapa sih sampai stuck gitu?

Well, kalau ada yang pernah denger, namanya SBS (Second Book Syndrome). Banyak penulis yang mengalami hal ini, dari dalam maupun luar negeri. Saya sudah baca-baca dan berusaha sebisanya untuk menghandle-nya. Tapi kayaknya usahanya masih kurang keras, hahaha. Second book syndrome ini sulit dijelaskan kenapanya. Entah karena pressure yang dialami penulisnya, standar yang semakin tinggi dari diri sendiri dan orang-orang, atau gimana. Kalo contoh-contoh terkenal misalnya Raditya Dika mengalami sindrom ini selama 1 apa 1,5 tahun. M. Robinson, peraih Pulitzer, menerbitkan buku fiksi keduanya 20 tahun setelah buku pertamanya. Harper Lee tidak pernah membuat buku kedua. So, ini adalah penyakit yang sedikit berat dan menyebalkan, hahaha. Karena saya sebenernya pengen banget nulis, tapi begitulah. Penulis laen sih banyak yang berhasil melewati fase ini.

Hoo. Terus?

Saya juga lagi menuju umur-umur dewasa dan lagi menetapkan jati diri, termasuk jati diri tulisan. Content "Dan Hujan pun Berhenti" cukup berat, angst, begitu pula mayoritas cerpen-cerpen saya. Hal ini kadang mengganggu oranglain, yang menyatakan kepada saya bahwa keliaran remaja, angst, tidak sepatutnya dituliskan. Mungkin karena menakutkan. Jadi saya juga awalnya sering merasa aneh dan ragu dengan tulisan sendiri, tidak mau menulis, karena keluarnya dark begitulah. Mungkin karena itu juga saya berat untuk menulis dan mengalami sindrom itu.

Jadi gimana akhirnya?

Saya akhirnya menerima bahwa gaya saya mungkin memang begini. Pada dasarnya saya tidak berpikir bahwa tulisan seperti itu tidak berguna atau sekedar menakutkan. Saya menulisnya untuk tujuan yang baik. Mengeksplorasi, membuka mata, sambil (kadang) berusaha memberi pencerahan. Karena itu adalah isu-isu yang jarang dibahas oranglain padahal penting sekali untuk dibahas. Saya sendiri baru sadar bahwa saya senang membuat cerita-cerita yang bergerak dari gelap ke terang. Awalnya, entah kenapa, memang biasanya ceritanya gelap, tapi saya senang sekali ending-ending dimana karakternya mendapat pencerahan.

Oh ya oh ya, saya bosenan. Jadi kalau ada sesuatu yang sama atau diulang dari satu buku ke buku lain, saya bisa kesel banget ngekngok. Ngambek deh.

Apa isu yang sedang menarik perhatian kamu sekarang?

1) Tentang Islam–perdebatan, hukum, filosofinya, 2) peristiwa besar yang menimpa Heath Ledger–lagi riset tentang dia, kehidupannya, psikologinya, struggle psikologisnya sebagai pekerja seni, 3) tentang gay, penulis, atheis, 4) Hampir segala hal, saya tertarik sama banyak hal yang bisa/sempat saya baca

Berat amat.

Biar keliatan pinter aja. Hwakakakakkakakak. Padahal saya jg tertarik sama Sophia Latjuba yang mau pindah ke Amrik dan jadinya Celia katanya putus ama Afghan wkaakkakaka. Gosip amet. Headline tabloid tuh, yang pernyataan terakhir. Kaga tau bener atau salah. Terus, apakah Sheila Marcia akan jadi menikah dengan Roger? A-PA-KAH mereka akan menikah? JENG JENG JENG

Harapan-harapan? Curhat-curhat?

Pengen banget nyelesaiin buku kedua. Pengen buru-buru selesai Ospek dan masuk kelas Psikologi >_< Oh ya, tidak bosan-bosan saya berkata, teman-teman, maap ya lama buku keduanya. Saya terus berusaha lho :)

Run Away

June 19th, 2008 by pabalatax

We say goodbye, I turn my back

Run away, run away, so predictable

Not far from here, you see me crack

Like a bone, like a bone

I’m so breakable..

(OneRepublic - Prodigal)

I can’t lose anything, ever ever again. I can’t. So now you turn your back on me, after everything… I believed you, and it was a total bullshit…

I don’t know whether to be mad at you or to be mad at myself…

If anything happens, if anything happens. If anything happens. Don’t blame me.

Slip Out The Back Before They Know You Were There…

June 14th, 2008 by pabalatax

I can’t say anything but I’m so afraid of myself now. I’m so afraid of what I became. I keep turning everybody down. I’m getting dangerous. I hurt myself and I hurt others. I’m ok with the fact that I hurt myself, but hurting others is… I don’t know, intolerable.

No, I can’t let this happen forever. I have to do something. Maybe slipping out the back of everyone, without them even realizing it. I’ll go away, apart from them.

The intention is obvious: to protect them all from me…

The Young Man came to the Old Man seeking counsel.

I broke something, Old Man

How badly is it broken?

It’s in a million little pieces.

I’m afraid I can’t help you.

Why?

There’s nothing you can do.

Why?

It can’t be fixed.

Why?

It’s broken beyond repair. It’s in a million little pieces.

excerpt taken from a million little pieces, by james frey.

I am. I am someone who’s broken beyond repair…

Maaf atas posting kemarin

April 15th, 2008 by pabalatax

Maaf ya, kalau kalian ikut pusing karena aku yang bener-bener lagi kacrut ini.

Hal2 berat terjadi sama hidupku akhir-akhir ini.

Ibu aku sendiri ngakuin, "Akan lebih berat buat kamu nulis buku kedua setelah semua ini…"

Tapi kemaren aku ngobrol sama sahabat deketku, dan aku juga dapetin artikel yang aku tunggu-tunggu, so, I’m a lot better at the moment…

*nggak usah dibaca deh kalau aku meracau lagi. Cuman mau melampiaskan aja, hehehe*

Mimpi cuman menyakiti saya

April 14th, 2008 by pabalatax

Perih.

Ketika sesuatu yang kamu terus perjuangkan gagal. Gagal terus. Berkeping-keping, jatuh ke muka kamu. Meninju. Keras.

Ide lain yang gagal. Plot yang hancur. Terus-terusan hancur.

Menerbitkan buku ini adalah mimpi saya. Tapi yang menjadi nyata adalah mimpi buruknya. Saya terus gagal. Saya harus terlentang kalah di kasur saya, menangis keras.

Mulai berpikir, bodoh sekali punya mimpi. Mimpi bodoh untuk menerbitkan buku di luar negeri. Mimpi bodoh untuk menerbitkan buku kedua. Semuanya cuman berguguran. Gagal.

Saya nggak punya mimpi lagi.

Mimpi menyakiti saya.

I think there’s something wrong with me

April 8th, 2008 by pabalatax

Seperti yang saya tulis di comment, saya memang lagi masa penyembuhan dari sebuah penyakit tidak menyenangkan yang disebut flu tulang. Flu ini disebabkan virus Chikungunya. Gejalanya, demam tinggi, pegal-pegal, timbul rasa sakit di tulang,&kalau saya sih sama flu juga. Virus ini harus diwaspadai di musim pancaroba kayak sekarang :)

Oke, itu agak membosankan untuk dibahas. My point is, ada sesuatu yang terjadi sama saya sejak flu tulang itu. Sesuatu yang nggak bener. Entah efeknya, entah karena obatnya, atau entah penyebab lain. Yang pasti, saya agak bingung. Dan terganggu juga.

Apa itu?

Yang bikin saya terganggu adalah, saya suka kebangun malam2, 2 hari berturut-turut (tmasuk tadi malem), semuanya mimpi buruk. Dan oke, nggak masalah kalau cuman mimpi buruk. Ada satu lagi yang saya perasaan belum pernah gini sebelumnya: butuh beberapa waktu sampai saya sadar ini dunia nyata, bukan mimpi saya lagi. Jadi setelah bangun, saya nggak langsung sadar. Saya ngerasa masih di mimpi. Ngelakuin hal aneh, terus diem, bingung ini bukan mimpi. Dan pas mau tidur lagi, banyak fantasi nggak beraturan berkeliaran, telinga kanan tiba-tiba sakit banget kayak ditusuk jarum… Padahal nggak ada masalah apa2 sama telinga pas sorenya. Dan saya ngedenger suara-suara.

Nggak tahu karena demamnya terlalu tinggi, atau tidur kebanyakan, atau emang terjangkit depresi parah…

I think there’s something wrong with me.